Sebelum kita mulai, karena di bawah ini ada lebih dari 30 ide bisnis, maka anda mungkin akan merasa malas untuk scroll sampai akhir.
Karena itu, ini beberapa yang saya rekomendasikan.
Berjualan online: kalau anda sudah punya gambaran produk apa yang ingin dijual
Membuat blog: kalau anda suka menulis atau belum tahu ingin menjalankan bisnis apa
Amazon FBA: kalau anda bisa berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dan ingin coba tantangan baru
Itulah 3 bisnis online yang paling ideal untuk berbagai kondisi.
1.Menjual produk secara online di website sendiri
Banyak orang yang melakukan ini, karena memang prosesnya mudah dan penghasilan yang didapatkan tidak main-main.
Banyak orang yang sekarang sudah berjualan 100% online.
Dengan berjualan secara online, prosesnya bisa dilakukan darimana pun selama ada internet. Karena itu, model bisnis ini juga bagus untuk anda yang punya kesibukan lain.
Tapi biasanya orang yang gaptek sudah takut duluan.
Padahal tidak susah sama sekali.
2.Yang lebih mudah lagi, berjualan di pasar online
Oke..oke..meskipun membuat website itu mudah, tetap saja butuh belajar.
Apalagi kalau anda masih pemula.
“Saya ingin langsung berjualan! Sekarang juga!”
Ini solusinya: Jualan di marketplace (alias pasar online).
Kalau anda sudah tahu apa yang ingin dijual dan ingin langsung berjualan dalam 5 menit ke depan. Inilah solusi yang paling tepat buat anda.
Apalagi karena di marketplace sudah ramai, jadi anda bisa langsung mendapatkan pembeli.
Masih ada lagi, berjualan di marketplace itu gratis.
3.Berjualan tanpa resiko dengan menjadi dropshipper
Dropshipping artinya kita berjualan tanpa memiliki stok.
Ketika seseorang mengorder produk dari anda, anda mengajukan orderan tersebut ke pihak ketiga (suplier). Merekalah yang langsung mengirimkan barangnya kepada pembeli.
Anda tidak perlu menyimpan barangnya.
Si suplier ini biasanya mengirimkan atas nama mereka, tapi kadang ada juga yang mau mengirimkan atas nama bisnis anda.
Kedengarannya enak ya?
Memang ada keuntungan dari menjadi dropshipper seperti:
Tidak butuh banyak modal untuk memulai
Tidak butuh stok (stok berarti juga biaya)
Bisa dilakukan dari mana saja
Tapi meskipun demikian, ada juga kelemahannya:
Margin keuntungan lebih kecil
Tidak bisa memonitor stok di pihak ketiga
Kualitas tidak terkontrol
Melihat untung dan ruginya, menjadi dropshipper tetap merupakan cara yang sangat mudah dan murah untuk mulai berbisnis online.
4.Menjadi publisher iklan untuk mendapatkan penghasilan semi-pasif
Ada yang tahu kenapa di internet banyak informasi gratis?
Kenapa orang rela menulis artikel-artikel yang bagus, kemudian diterbitkan secara terbuka di blog?
Karena mereka mendapatkan penghasilan dari iklan.
Inilah peluang usaha yang paling populer di antara mereka yang senang menulis dan berbagi pengetahuan.
Cara kerjanya seperti ini:
Kita membuat website > menampilkan kode iklan > iklan muncul secara otomatis > pengunjung melakukan klik di iklan > kita mendapatkan komisi.
Tidak sulit kan?
Cuma tinggal copy-paste iklan, lalu iklannya akan muncul secara otomatis. Setiap kali ada yang klik, maka kita mendapatkan penghasilan.
Makanya model bisnis ini menjadi sangat populer.
Yang perlu anda lakukan hanya:
Membuat konten yang berkualitas
Memancing orang lain agar mengunjungi website anda dan membaca kontennya
Untuk bisa sukses menjadi publisher iklan, anda HARUS punya konten yang berkualitas. Google tidak akan menerima website dengan kualitas rendah.
5.Mendapatkan komisi dari penjualan produk affiliate
Model bisnis ini dikenal dengan istilah affiliate marketing.
Prosesnya seperti ini:
Kita mempromosikan/merekomendasikan produk milik orang lain, kemudian ketika ada yang membeli atas rekomendasi tersebut maka kita akan mendapatkan komisi.
Bedanya dengan dropshipping, kita hanya mempromosikan…tidak menjual. Pembeli akan langsung berhubungan dengan si penjual, bukan anda.
Kira-kira alurnya seperti gambar ini.
Sama dengan menjadi publisher iklan, anda juga membutuhkan website sebagai media untuk mempromosikan produk affiliate.
Tapi ada kelebihannya…
…komisi per klik iklan jauh lebih kecil daripada komisi penjualan produk.
Jadi dengan jumlah pengunjung yang sama, anda bisa menghasilkan lebih banyak dengan model bisnis afiliasi.
Ada juga kelemahannya.
Sampai saat ini belum ada produk affiliate Indonesia yang bisa terjamin memberikan penghasilan tetap. Produknya ada, tapi kualitasnya lebih rendah dan daya beli masyarakat Indonesia lebih kecil.
Oleh karena itu, anda harus membuat website dalam Bahasa Inggris.

0 comments:
Post a Comment